Blog ini wujud kecintaan saya terhadap budaya Jawa, berisi tentang seputaran Bahasa Jawa dan sejenisnya. Ini hanya sebatas melestarikan supaya Bahasa Jawa tetap eksis meski diterjang kemajuan zaman yang semakin maju.

Sabtu, 24 November 2018

RPP Bahasa Jawa SMP Kelas IX Kurikulum 13 Geguritan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah                          : SMP
Mata Pelajaran               : Bahasa Jawa
Kelas/Semester               : IX/ Genap
Materi Pokok                 : Geguritan
Alokasi Waktu               : 3 x 2JP

A.      Kompetensi Inti



KI 3
:
Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual,  konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa  ingin  tahunya  tentang  ilmu  pengetahuan, teknologi,  seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI 3
:
Mengolah, dan  menyaji  dalam  ranah  konkret (menggunakan,  mengurai,  merangkai,  memodifikasi,  dan membuat) dan  ranah  abstrak (menulis,   membaca,  menghitung,  menggambar,  dan  mengarang)  sesuai  dengan yang dipelajari di sekolah  dan  sumber  lain  yang  sama  dalam sudut pandang/teori.

B.       Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian Kompetensi
3.1 Memahami isi teks Geguritan

3.1.1 Mengidentifikasi pokok-pokok isi Geguritan
3.1.2        Menganalisis amanat Geguritan
4.1  Menulis dan membaca Geguritan
4.1.1        Menulis Geguritan gagrag anyar
4.1.2    Membaca indah Geguritan yang ditulis

C.      Tujuan Pembelajaran
Pertemuan 1
Melalui kegiatan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik dengan cara memperoleh  informasi dari berbagai sumber belajar, serta menggunakan model discovery learning dan metode diskusi kelompok dengan mengedepankan integritas, gotong royong, dan menumbuhkan kemandirian, peserta didik dapat:
1.      mengidentifikasi pokok-pokok isi Geguritan dengan
2.      menganalisis amanat Geguritan dengan jelas

Pertemuan 2
Melalui kegiatan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik dengan cara memperoleh  informasi dari berbagai sumber belajar dengan mengedepankan integritas, gotong royong, dan menumbuhkan kemandirian, peserta didik dapat menulis geguritan dengan baik.

Pertemuan 3
Setelah melalui serangkaian kegiatan pembelajaran dengan cara memperoleh informasi dari berbagai sumber belajar, peserta didik dapat membaca indah geguritan yang ditulis dengan percaya diri.

Fokus Karakter
Kerjasama, percaya diri, mandiri

D.      Materi Pembelajaran (terlampir)
1.      Materi Pembelajaran Reguler
  • *      Teks geguritan
  • *      Kata sulit dalam teks geguritan
  • *      Isi geguritan Arti geguritan
  • *      Jenis geguritan
  • *      Purwakanthi
  • *      Citraan
  • *      Cara nulis geguritan

2.      Materi Pembelajaran Remedial
  • *      Isi geguritan

3.      Materi Pembelajaran Pengayaan
  • *      Teks geguritan gagrag lawas lan geguritan gagrag anyar


E.       Metode Pembelajaran
Metode Pembelajaran      : diskusi, pemodelan, analisis kesalahan berbahasa, praktik
Model Pembelajaran        : Discovery learning

F.       Media dan Alat Pembelajaran 
1.      Media Pembelajaran
ü  Video tentang pembacaan geguritan
ü  Power point tentang struktur geguritan, cara nulis geguritan, dan cara membaca geguritan
ü  Lembar Materi (Lampiran 1)
ü  Lembar Kerja Siswa (Lampiran 2)
ü  Lembar penilaian sikap (Lampiran 3)
ü  Lembar Evaluasi siswa (Lampiran 4)
ü  Lembar penilaian Keterampilan (Lampiran 5)
2.      Alat Pembelajaran
ü  Teks geguritan
ü  Komputer dan LCD
ü  Papan tulis
ü  Alat tulis

G.      Sumber Belajar
ü  Yatmana, Sudi dan Wasana. 2016. Padha Bisa Basa Jawa Kelas IX SMP/MTs. Semarang: Yudhistira.
ü  Yatmana, Sudi dkk. 2010. Padha Bisa Basa Jawa 3. Semarang: Yudhistira. Halaman ….
ü  Tofani, M. Abi. Kawruh Basa Jawa Pepak. Surabaya: Cipta Karya.
ü  Priyantono dan Sawukir. 2010. Marsudi Basa lan Sastra Jawa Anyar Jilid 3. Jakarta: Erlangga.
ü  Balai Bahasa. 2001. Kamus Basa Jawa. Yogyakarta: Kanisius.
ü  https://www.youtube.com/watch?v=E-UsfN1PSdE
ü  Peserta didik dan guru.

H.      Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Pertama
Kegiatan Pembelajaran
Komponen 4C
Level HOTS
Pendahuluan (10 menit)
1.      Peserta didik merespon salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi peserta didik
2.      Peserta didik merespon pertanyaan dari guru tentang keterkaitan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari
3. Untuk memberikan motivasi peserta didik dalam pembelajaran memahami isi teks geguritan, guru menampilkan contoh teks geguritan
4. Peserta didik disiapkan untuk mengikuti pelajaran dengan menanyakan geguritan yang pernah mereka baca
5.  Peserta didik menerima informasi tentang tujuan pembelajaran dan manfaat pembelajaran


Kegiatan Inti (55 menit)


Stimulus
1.    Guru memberikan pretest tentang geguritan
2. Peserta didik diarahkan untuk membentuk kelompok dengan anggota 4-5 orang
3.    Peserta didik menerima lembar kerja dari guru
4.    Peserta didik mendiskusikan tentang geguritan
5. Peserta didik mencari berbagai sumber informasi yang berkaitan dengan geguritan
Identifikasi Masalah
6.    Peserta didik bertanya jawab tentang kata-kata yang dianggap sulit yang terdapat dalam teks geguritan
7. Peserta didik bertanya jawab tentang isi geguritan
Mengumpulkan data
8. Peserta didik mengumpulkan informasi dari berbagai sumber, misalnya dengan menggunakan gawai
Pengolahan Data
9. Peserta didik menuliskan kata-kata yang dianggap sulit
10. Peserta didik berdiskusi membahas kata-kata yang dianggap sulit yang terdapat dalam teks geguritan
11.Peserta didik berdiskusi membahas pokok-pokok isi geguritan
12.Peserta didik berdiskusi membahas amanat dalam geguritan
Pembuktian
13.Peserta didik menyampaikan hasil pembahasan kata-kata yang dianggap sulit secara lisan
14.Guru memberi kesempatan peserta didik secara individu menyampaikan secara santun hasil identifikasi  isi geguritan dan analisis amanat geguritan
Menarik kesimpulan
15.  Guru memberikan postest
16. Peserta didik dan guru menyimpulkan isi geguritan dari pemahaman kata-kata sulit





Communication








Creativity


Critical thinking



Collaboration



Communication













Aplikasi (C3)


Analisis (C4)
Kegiatan Penutup (15 menit)


1.Dengan bimbingan guru, peserta didik menyimpulkan materi pembelajaran tentang pemahaman isi teks geguritan melalui pemahaman kata-kata yang dianggap sulit
2.Peserta didik mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dialami untuk memahami isi teks geguritan
3.Peserta didik menjawab pertanyaan yang diberikan guru
4.  Peserta didik mendengarkan umpan balik dan penguatan dari guru mengenai pemahaman isi teks geguritan
5. Peserta didik menyimak informasi mengenai rencana tindak lanjut pembelajaran
6.    Guru menutup pembelajaran dengan salam



Pertemuan Kedua
Kegiatan Pembelajaran
Komponen 4C
Level HOTS
Pendahuluan (10 menit)


Stimulus
1.    Peserta didik merespon salam dari guru
2.    Peserta didik merespon pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi peserta didik
3.    Guru memberikan motivasi dengan mengajak peserta didik untuk nembang dolanan sebelum memulai pembelajaran 
4.    Peserta didik merespon pertanyaan dari guru tentang keterkaitan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari
5. Untuk memberikan motivasi peserta didik dalam pembelajaran menulis geguritan, guru membacakan penggalan geguritan
6. Peserta didik disiapkan untuk mengikuti pelajaran dengan menanyakan apakah peserta didik suka menulis puisi
7.    Peserta didik menerima informasi tentang tujuan pembelajaran dan manfaat pembelajaran


Kegiatan Inti (55)


Identifikasi Masalah
1.   Peserta didik dan guru bertanya jawab tentang geguritan dan cara menulisnya
Mengumpulkan data
2. Peserta didik diarahkan untuk membentuk kelompok 4-5 orang
3. Peserta didik berdiskusi membahas teknik menulis geguritan
Pengolahan Data
4.    Peserta didik berlatih menulis geguritan
Pembuktian
5.    Peserta didik memperhatikan penjelasan guru tentang cara menulis geguritan dengan teknik menulis
6.    Peserta didik menulis geguritan dengan baik sesuai tema







Collaboration

Critical thinking




Creativity






Aplikasi (C3)


Analisis (C4)





Penutup (15 menit)


Menarik kesimpulan
1.Dengan bimbingan guru, peserta didik menyimpulkan pembelajaran menulis geguritan
2.Guru memberikan umpan balik dengan menanyakan kendala-kendala yang dialami peserta didik dalam menulis isi geguritan
3. Peserta didik menjawab pertanyaan yang diberikan guru mengenai struktur geguritan
4.    Peserta didik mendengarkan umpan balik dan penguatan dari guru mengenai pembelajaran menulis geguritan
5.    Guru memberikan penugasan untuk berlatih membacakan geguritan
6.    Guru menutup pembelajaran dengan salam

Communication


Pertemuan Ketiga
Kegiatan Pembelajaran
Komponen 4C
Level HOTS
Pendahuluan (10 menit)


Stimulus
1.    Peserta didik merespon salam dari guru.
2.  Peserta didik merespon pertanyaan dari guru tentang materi yang dipelajari minggu lalu.
3. Peserta didik membaca geguritan, guru mengajak peserta didik untuk membaca geguritan yang diberikan dengan bersama-sama 
4.Peserta didik disiapkan untuk mengikuti pelajaran dengan menanyakan sejauh mana peserta didik dapat menyampaiakan isi geguritan melalui pembacaan geguritan
5. Peserta didik menerima informasi tentang tujuan pembelajaran dan manfaat pembelajaran

Communication

Kegiatan Inti (55 menit)


Identifikasi Masalah
1.    Peserta didik bertanya jawab tentang teknik membaca indah geguritan
Mengumpulkan data
2.    Peserta didik diarahkan untuk berkelompok 4-5 orang
3.Peserta didik berdiskusi tentang teknik membaca indah geguritan
Pengolahan Data
4.    Peserta didik berlatih membaca indah geguritan
Pembuktian
5. Peserta didik membaca indah geguritan di depan kelas






Collaboration

Critical thinking


Creativity








Aplikasi (C3)


Analisis (C4)
Penutup (15 menit)


Menarik kesimpulan
1.Dengan bimbingan guru, peserta didik menyimpulkan teknik-teknik membaca geguritan
2.Guru memberikan umpan balik dengan menanyakan kendala-kendala yang dialami peserta didik dalam membaca geguritan
3.Peserta didik menjawab pertanyaan yang diberikan guru mengenai teknik membaca geguritan
4.   Peserta didik mendengarkan umpan balik dan penguatan dari guru mengenai pembacaan geguritan
5.    Guru menutup pembelajaran dengan salam

Communication


I.         Penilaian
1.    Teknik Penilaian
a.       Sikap spiritual dan sosial
No
Teknik
Bentuk instrumen
Contoh instrumen
Waktu pelaksanaan
Keterangan
1
Observasi
Jurnal
Kerjasama
Percaya diri
Mandiri
Saat pembelajaran berlangsung
Penilaian untuk dan pencapaian pembelajaran (assesment for of learning)
Contoh Butir Intrumen Lampiran 3

b.      Pengetahuan
KD
Indikator Pencapaian Kompetensi
Teknik Penilaian
Waktu Pelaksanaan
3.1 Memahami isi teks Geguritan
3.1.1 Mengidentifikasi pokok-pokok isi geguritan
3.1.2 Menganalisis amanat geguritan
Tes Tertulis
Saat pembelajaran



Contoh Butir Instrumen Lampiran 4

c.       Keterampilan        
KD
Indikator Pencapaian Kompetensi
Teknik Penilaian
Waktu Pelaksanaan
4.1 Menulis dan membaca geguritan
4.1.1        Menulis geguritan gagrag anyar
4.1.2        Membaca indah geguritan yang ditulis
Kinerja

Praktik
Saat pembelajaran
Contoh Butir Instrumen Lampiran 5

2.    Penilaian Remedial
Pada kegiatan remidial guru memberikan pemahaman kepada peserta didik yang belum mencapai kompetensi dasar dengan menemukan isi geguritan.

3.    Penilaian Pengayaan
*      Pembelajaran pengayaan diberikan kepada siswa yang telah mencapai atau melampaui KBM/KKM, dengan membedakan teks geguritan gagrag lawas dan geguritan gagrag anyar.

..................,    Juli 2018
Kepala SMP ….                                                                Guru Mapel Bahasa Jawa



……………………                                                          ……………………...



Lampiran Materi

Geguritan
·         Tegese Geguritan
Geguritan kalebu salah sijining Puisi Jawa. Pangerten babagan tegese geguritan ing antarane diandharake dening Subalidinata (1994: 45) ing bukune kang irah-irahan Kasusastraan Jawa. Geguritan yaiku iketaning basa kang memper syair. Miturut Subalidinata, geguritan asale saka tembung gurita kang diowahi saka tembung asline yaiku gerita. Tembung gerita dhewe minangka tembung andahan kang linggane yaiku tembung gita, tegese tembang utawa syair.
·         Jenis geguritan / ciri-ciri geguritan
Adhedhasar dhapukaning ukara lan pangiketing tembung, geguritan bisa kaperang dadi:
ü  Syair rong gatra sapada yaiku geguritan kang saben padane kasusun saka rong gatra utawa larik. (Gita Dwigatra)
ü  Syair telung gatra sapada yaiku geguritan kang saben sapadane kasusun saka telung gatra utawa telung larik. (Gita Trigatra)
ü  Syair patang gatra sapada yaiku geguritan kang saben padane kasusun saka patang gatra utawa patang larik. (Gita Catur Gatra)
ü  Syair limang gatra sapada yaiku geguritan kang saben padane kasusun saka limang gatra utawa limang larik. (Gita Panca Gatra)
ü  Syair nem gatra sapada yaiku geguritan kang kang saben padane kasusun saka nem gatra utawa nem larik. (Gita Sadgatra)
ü  Syair pitung gatra sapada yaiku geguritan kang kang saben padane kasusun saka pitu gatra utawa pitung larik. (Gita Sapta Gatra)
ü  Syair wolung gatra sapada yaiku geguritan kang kang saben padane kasusun saka wolung gatra utawa wolung larik. (Gita Hastha Gatra)
ü  Syair sangang gatra sapada yaiku geguritan kang kang saben padane kasusun saka sangang gatra utawa sangang larik. (Gita Nawa Gatra)
·         Purwakanthi
Purwakanthi : runtuting swara.
Purwakanthi :  gandhenge swara kang mburi karo swara kang wis kasebutake ing  ngarepe.
-          Purwakanthi  guru swara yaiku  runtuting swara vokal
Tuladha:    Aja dumeh menang, banjur sewenang-wenang
Tiwas sayah, ora faedah
-          Purwakanthi guru sastra yaiku runtuting swara konsonan
Tuladha:    laras, lurus, leres, laris
Sluman, slumun, slamet
Sapa sing salah bakal seleh
-          Purwakanthi Lumaksita / Basa yaiku  runtuting swara tembung
Tuladha:    Witing tresna, tresnane mung sawetara
Mangan ati, atine sing kelara-lara
·         Citraan
Fungsi citraan yaiku kanggo nuwuhake gegambaran utawa khayalan kang tuwuh merga pandhapuking ukara kang endah. Sutejo (2010, 20-24) merang citraan dadi 5 yaiku citra penglihatan (citra panyawang), citra pendengaran (citra pangrungu), citra penciuman (citra pangaras), citra perabaan (citra pandemok) lan citra gerak (citra owah).
(a)    Citra panyawang nganggo tetembungan kang nggayutake apa kang bisa dilakoni lan dirasakake dening mata. Tuladhane: Esemmu ngujiwat gawe atiku kemeser.
(b)   Citra pangrungu nganggo tetembungan kang nggayutake apa kang bisa dilakoni lan dirasakake dening kuping. Tuladhane: Banter banget anggone bengok, brisik!
(c)    Citra pangaras nganggo tetembungan kang nggayutake apa kang bisa dilakoni lan dirasakake dening irung. Tuladhane: Ganda wangi parfumu aku isih apal.
(d)   Citra pandemok nganggo tetembungan kang nggayutake apa kang bisa dilakoni lan dirasakake dening kulit. Tuladhane: Tanganmu nggandheng tanganku. Anget. Ayem.
(e)   Citra owah nganggo tetembungan kang sejatine ora owah nanging dicritakake bisa owah. Tuladhane: Wit-wit katon padha mlayu ngadohi aku. Slamur.
·         Cara nulis geguritan
1)      Nemokake Tema Geguritan. Tema luwih jembar momotane tinimbang topik.
2)      Mantha-mantha Tema dadi Topik kang Luwih Mligi. Topik iku perangan kang luwih mligi saka tema.
3)      Nemtokake Irah-irahane Geguritan Topik banjur digawe luwih mligi maneh dadi irah-irahan (judul) geguritan.

·         Cara Maca geguritan
Bab-bab kang kudu digatekake supaya ruh lan amanate geguritan bisa tinampa kanthi becik. Bab-bab mau, yaiku:
1)      Wicara. Wicara iku gegayutan karo babagan cethaning swara utawa pocapan nalika maca geguritan. Swara kang cetha bakal penak dirungokake.
2)      Wirama. Wirama yaiku andhap asore swara kang kajumbuhake karo isining geguritan.
3)      Wiraga. Wiraga yaiku patrap utawa solah bawa lan ora kakehen ngobahake awak.
4)      Wirasa. Wirasa (penjiwaan) teges isine geguritan dirasakake ing sanubari.

·         Struktur geguritan.
Struktur geguritan kaperang dadi loro; yaiku:
1.      Struktur fisik
a.       Diksi. Yaiku pamilihing tembung. Tembung ing geguritan biyasane nduweni teges konotatif
b.      Majas (lelewaning basa)
c.       Purwakanthi
d.      Tipografi. Yaiku gatraning geguritan kang tinulis mawa pada ing sawijining geguritan
2.      Struktur batin
a.       Bakuning gagasan (tema)
b.      Pangrasane penyair. Yaiku tembung-tembung ing sajroning geguritan kang nduwe teges kanggo manjilmakake rasa.
c.       Nada/sikap penyair marang pamaos. Yaiku patrap ing sajroning geguritan. Tuladha nuturi, muji, nyemoni, lsp.
d.      Amanat. Yaiku pesen kang diwedharake penyair marang pamaos.
e.       Suasana. Yaiku kahanan batin sawise maca geguritan kang dirasakake pamaos.


Lampiran 1 (Lembar Kerja)
 





Lampiran 2 (Lembar Evaluasi)

Horizontal Scroll:   




Gatekake geguritan ing ngisor iki kanggo mangsuli pitakonan nomer 1-3!
Sang bagaskara ngatonake sarira
Remeng-remeng bareng hawa
Adhem kekes njekut rinasa
Sulake kuning semu rekta
Nrabasa ebun-ebun kang lumaksana
Jago kluruk manuk ngoceh kapyarsa
Kinarya pangiring para warga kang wiwit makarya
1.        Geguritan kasebut nyritakake sawijining kahanan nalika para warga wiwit makarya. Kahanan kasebut ngandhakake menawa isine geguritan kasebut ing wayah ….
A.    esuk                                                                            C.  sore
B.     awan                                                                           D.  bengi
2.        Sang bagaskara ngatonake sarira. Tembung bagaskara ngemu teges ….
A.    sasi                                                                             C.  bumi
B.     rembulan                                                                    D.  srengenge
3.        Jago kluruk manuk ngoceh kapyarsa. Gatra ing geguritan kasebut ngandhakake gegambaraning kahanan kang ditulis mawa citraan ….
A.    pandeleng                                                                   C.  pandulu
B.     pangrungu                                                                  D.  pangrasa   
Gatekake geguritan ing ngisor iki kanggo mangsuli pitakonan ing ngisor iki 4-6!

Kasunyatan
wayahe lingsir wengi
langite peteng tanpa cahya
kemrosake angin nembus pulung ati
aku kepingin ngerti
apa sejatine kang winadi
dakdulu langit kang peteng iku
kesaru praptane konang mabur saka paran ujare
sajake lagi ana gara-gara
aku ora nyaruwe
mundhak dadi gawe
sapletik ukara
tan wurunga bisa dadi ngambra-ambra
wayahe lingsir wengi
datan ana kaendahan
konang mabur nuruti karep
sairing karo getering pangarep-arep
kang kadhang kala geseh karo kasunyatan
4.        Lelewaning basa kang dianggo ana ing ukara kemrosake angin nembus pupung ati geguritan kasebut yaiku ….
A.  hiperbola                                                                      C.  metafora
B.  personifikasi                                                                D.  simile
5.        Adhedhasar geguritan kasebut, kahanan kang dicritakake ing geguritan kasebut ing wayah ….
A.  esuk                                                                             C.  sore
B.  awan                                                                            D.  bengi
6.        Wayahe lingsir wengi, langite peteng tanpa cahya. Pedhotan geguritan kasebut ngandhut citraan ….
A.  pangaras                                                                      C.  panyawang
B.  pandemok                                                                    D.  pangrungu
Gatekake geguritan ing ngisor iki kanggo mangsuli pitakonan nomer 7-8!
Uwet-Uwet
Anggitan Akhir Luso No
Ruwet
Bolah ruwet
Bundhet
Pucuk ruwet
Bongkot ruwet
Ruwet
Njiret
Nggubet
Mumet
7.        Geguritan ing dhuwur ngemu purwakanthi ….
A.  basa                                                                             C.  sastra
B.  lumaksita                                                                     D.  swara
8.        Swasana kang kaandhut ing geguritan kasebut yaiku ….
A.  seneng                                                                                     C. sedhih
B.  mumet                                                                                     D. bingung
9.        Kala kula kelas kalih, kala-kala kula kulakan kolang-kaling kaliyan kanca liwat kreteg kilen kali. Ukara kasebut kalebu purwakanthi ….
A.    basa                                                                            C.  lagu
B.     sastra                                                                          D.  swara
10.    Wis bola-bali Widada wira-wiri wae ing warung wedangan.
Pratelan ing dhuwur kalebu purwakanthi ….
A.    basa                                                                            C.  lagu
B.     sastra                                                                          D.  swara

Pedoman Penskoran:
A.    Nomor 1, setiap jawaban benar diberi skor 1, sedangkan jawaban salah diberi skor 0. Karena soal  berjumlah 10 butir, maka jumlah skor berkisar antara 0 sampai 10.
B.     Nilai = Skor yang diperoleh  x 100
Skor maksimal



Lampiran 3 Penilaian Sikap
Petunjuk:
a.       Amati perkembangan sikap siswa menggunakan instrumen jurnal pada setiap pertemuan
b.      Sikap atau perilaku siswa yang menonjol (negatif atau positif). Untuk siswa yang pernah memiliki catatan perilaku kurang baik dalam jurnal, apabila telah menunjukkan perilaku (menuju) yang diharapkan, perilaku tersebut dituliskan dalam jurnal meskipun belum menonjol.

Jurnal Perkembangan Sikap
Kelas …
No
Waktu
Nama Peserta didik
Catatan Perilaku
Butir Sikap
Tanda tangan
Tindak lanjut
1






2






3






4






5






6






7






8






9






10






11






12






13






14






15






16






17






18






19






20






21






22






23
















Lampiran 4 Penilaian Pengetahuan

Teknik             : Tes Tertulis
Bentuk                        : Pilihan Ganda dan Uraian
Instrumen        :
Wangsulana pitakonan-pitakonan ing ngisor iki!
Gatekake geguritan ing ngisor iki kanggo mangsuli pitakonan nomer 1-3!
Rounded Rectangle: LINTANG PANJER RAHINA
(SLAMET SA)
Nalika bumi isih sepi
Lintang panjer rahina wis tangi
Menehi Pepadhang sagung dumadi
Kang wiwit gumregah ngupaya rejeki
Para among tani wis ndalidir mecaki galengan
Mbok bakul sinambiwara wus sengkut makarya
Para ngulama tumungkul mengestu puja
Para santri wiridan ngaji
Jago kluruk sesautan
Melu tasbeh marang pangeran
Ndonya wis gagat rahina
Maringi kalodhangan janma ngupadi pangupajiwa
 
 
 
 
 
 
 
 
 



1.        Geguritan kasebut nyritakake sawijining kahanan nalika para warga wiwit gumregah ngupaya rejeki. Kahanan kasebut ngandhakake menawa isine geguritan kasebut ing wayah ….
A.    esuk                                                                            C.  sore
B.     awan                                                                           D.  bengi
2.        Miturut geguritan kasebut, para warga wis wiwit ngupaya rejeki. Pawongan kang wiwit mecaki galengan yaiku para ….
A.    santri                                                                          C.  tani
B.     ulama                                                                          D.  bakul
3.        Jago kluruk sesautan. Gatra ing geguritan kasebut ngandhakake gegambaraning kahanan kang ditulis mawa citraan ….
A.    pandeleng                                                                   C.  pandulu
B.     pangrungu                                                                  D.  pangrasa   
Wacanen pedhotan geguritan ing ngisor iki kanggo mangsuli pitakonan nomer 4 lan 5!
Rounded Rectangle: Pamulangan
(Budhi Setyawan)
Jare simbah aku kudu sekolah
Kareben dadi bocah genah mrenah ora nggladrah
Jare rama ibu aku kudu sregep mangkat
Kareben dadi wong pangkat urip ora kesrakat mlarat
Jare bapak ibu guru aku kudu sinau
Tambah ilmu
Kareben kelakon kabeh kang tinuju
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 


4.        Geguritan kasebut isine ngenani weling saka wong tuwa supaya ….
a.    sregep golek ngelmu                                        C. srawung marang wong kang bener
b.    aja sakepenake marang liyan                           D. tansah weweh marang wong kesrakat
5.        Geguritan kang cumepak ing dhuwur kasebut migunakake purwakanthi ….
a.    basa                                                                 C. swara
b.    lumaksita                                                         D. sastra
6.        Nalika bumi isih sepi
Lintang panjer rahina wis tangi
Menehi Pepadhang sagung dumadi
Kang wiwit gumregah ngupaya rejeki
Geguritan kasebut nyritakake sawijining kahanan nalika para warga wiwit gumregah ngupaya rejeki. Kahanan kasebut ngandhakake menawa isine geguritan kasebut ing wayah ….
A.    esuk                                                                C. sore
B.     awan                                                               D. bengi
Gatekake pedhotan geguritan ing ngisor iki kanggo mangsuli pitakonan nomer 7 lan 8!
(1)   Jago kluruk sesautan
Melu tasbeh marang pangeran
Ndonya wis gagat rahina
Maringi kalodhangan janma ngupadi pangupa jiwa
(2)   Pitulas agustus taun papat lima
Opo sing diimpike dadi nyata
Saiki Indonesia wis merdeka
Pahlawan, perjuanganmu ra sia-sia
(3)   Sekolahanku…
Panggonan anggonku golek ilmu
Sekolahanku…
Diwulang dening Bapak-ibu Guru
(4)   Ibu... iki anakmu
Kang durung isa nyenengke ibu
Kang durung bisa nyenengke keluarga
Kang isih dadi tanggunganmu ibu
7.        Adhedhasar isine geguritan kasebut, kang pas diwacakake nalika ana pengetan tanggal 10 November yaiku geguritan nomer ….
A.  (1)                                                                    C. (3)
B.  (2)                                                                    D. (4)
8.        Isine geguritan kang ana sambung rapete karo bekti anak marang wong tuwa yaiku nomer ….
A.  (1)                                                                    C. (3)
B.  (2)                                                                    D. (4)
9.        Suwe ora jamu, jamu godhong tela. Larik tembang kasebut kalebu purwakanthi ….
A.    basa                                                                C.  lagu
B.     sastra                                                              D.  swara
10.    Yen krasa enak, aja njur lali anak, lali tangga, lali kanca. Iku pesene simbah kang tansah dakeling-eling.
Ukara kang kagaris ngisor kasebut kalebu purwakanthi ….
A.    basa                                                                C.  swara
B.     sastra                                                              D.  lumaksita
11.    Tulisen isine geguritan ing ngisor iki!
Kasunyatan

wayahe lingsir wengi
langite peteng tanpa cahya
kemrosake angin nembus pulung ati
aku kepingin ngerti
apa sejatine kang winadi

dakdulu langit kang peteng iku
kesaru praptane konang mabur saka paran ujare
sajake lagi ana gara-gara
aku ora nyaruwe
mundhak dadi gawe
sapletik ukara
tan wurunga bisa dadi ngambra-ambra

wayahe lingsir wengi
datan ana kaendahan
konang mabur nuruti karep
sairing karo getering pangarep-arep
kang kadhang kala geseh karo kasunyatan

           

Pedoman Penskoran
ü  Untuk pilihan ganda, setiap jawaban benar diberi skor 2, sedangkan jawaban salah diberi skor 0. Karena soal  berjumlah 10 butir, maka jumlah skor berkisar antara 0 sampai 20.
ü  Untuk uraian (nomer 11), jawaban benar diberi skor 5, sedangkan jawaban kurang tepat diberi skor 1-2. Maka kisaran skornya adalah 1 sampai 5.
ü  Nilai = Skor yang diperoleh  x 100
   Skor maksimal



Lampiran 5 Penilaian Keterampilan
Instrumen        :
1.      Tulisen sawijining geguritan gagrag anyar kanthi tema tartamtu!
Rubrik
Kriteria Penilaian
Skor
Isi geguritan sesuai dengan tema
5
Isi geguritan kurang sesuai dengan tema
3-4
Isi geguritan tidak sesuai dengan tema
1-2

Nilai = Skor yang diperoleh  x 100
  Skor maksimal

2.      Wacanen geguritan kang koktulis mau ing ngarep kelas!

Rubrik
No
Kriteria Penilaian
Skor
1
Wicara
a.       Cetha
b.      Kurang cetha
c.       Ora cetha

3
2
1
2
Wirama
a.       Munggah mudhune swara pas
b.      Munggah mudhune swara kurang pas
c.       Munggah mudhune swara ora pas

3
2
1
3
Wiraga
a.       Solah bawane santun
b.      Solah bawane kurang santun
c.       Solah bawane ora santun

3
2
1
4.
Wirasa
a.       ana penjiwaan
b.      kurang penjiwaan
c.       ora ana penjiwaan

3
2
1

Nilai = Skor yang diperoleh  x 100

Bottom of Form

    Skor maksimal

0 komentar:

Popular Posts

Recent Posts

PILIHAN MENU

Unordered List

Aris Nurwanto. Diberdayakan oleh Blogger.

Buscar

Mengenai Saya

Foto Saya
Saya seorang pendidik tepatnya mengajar Bahasa Jawa.